Tuesday, October 14, 2008
Take a bow
The night is over, this maquerade is getting older
Lights are low, the curtain's down
There's no one here
...
..
In some countries taking a bow is an act of respect to somebody, someone older, someone who has higher position, or for the elder
Japan or Korea for instance, when people see their elder or their parent or kakak pertama, the first thing they do is taking a bow. It is a symbol of respect.
In Indonesia, we show respect by sungkeman (kalo Lebaran or hari Besar) or cium tangan ke orang tua, kakak, nenek kakek..
I think it is something that the Western world don't have, and we all should be proud of our culture. In Western world, taking a bow is only after you performed things...opera, music concert or maybe an orchestra...
Just my thoughts of tonight! Sooww, shall we continue the Madonna song?
Take abow
The night is over, this maquerade is getting older
Lights are low, the curtain's down
There's no one here
Say your line, but do you feel them?
Do you mean what you say, when there's no one around
Watching me watching you
One lonely star
...
..
.
Monday, October 13, 2008
Aku menamainya "Meatball with Mushroom"
Sebetulnya, menu ini sih dimakan bersama spaghetti or pasta, but since I am not a spaghetti or pasta person, so I change the source of carbohydrate to French bread, with a little butter on it.
Proses bikinnya sederhana, daging cincang plus daun bawang plus garam and merica, dicampur
untuk membuat meatball-nya. Sementara untuk saus, aku pake 1 kaleng tomato can, onion and garlic, fresh mushroom, pepper salt and sugar (yang semuanya di masak dulu, stir and wait till the onion and mushroom half cooked, lalu kemudian masukan adonan meatball, tutup tupperwarenya dan biarkan sampe matang meatballnya).Aslinya sih makanan beginian gak pake cabe, tapi karena aku orang Jawa Sunda Indonesia yang suka sedikit pedas, so aku campurkan 4 cabe rawit utuh to add a little bit of spicy flavor.
Cuma butuh kira-kira 10 menit masak di microwave (soalnya di camp gak boleh pake kompor!), and voila….jadilah dinner berbuka malam itu “Meatball with Mushroom”
Bon Apetite!
Sunday, October 12, 2008
Don't you love a happy ending?
I just looooovvvveeee happy ending.
This weekend, I spent 2 days watching serial Drama on my laptop. It was a story about a life of family gangster, their life, wealth, murder and off course romance, with love triangle scenes dwonk!!
The leading role actor was a good looking guy, tough guy personality, very cool and just cool, and the leading lady was a pretty and smart surgeon.
Anyway, I was watching from episode 1 to 7 (it was 20 episodes, by the way), but I'm so just curious about the ending....so, yes I did it, I sneaked peak the ending, skipped the 8th episode and jumped into the 20th episode... I know, I know, you are not supposed to take a sneak peak of the ending (some people said it will ruin the surprise :) ), but I just can't stand wondering about the ending... so I did it.
After knowing that it was a happy ending movie, then I continued from the episode that I left, which is 8th episode all the way through the 20th episode.
I wonder if the ending was sad, maybe I dis-continue watching the movie...movie supposed to cheering you up, not making you sad...so, should always be a happy end... hehehe maksa
Don't you love a happy ending?
I know I do!!
Tuesday, October 07, 2008
The chosen one!
Ever wonder how things may be blured at the first time and by time all of them become more sense to you?
Ever wonder when you were not expect things to happen, all of the sudden the things that you hate the most fall on your lap, just like that..in a blink! ?
Those things that I felt, 2 days ago.
Being there for someone in need
Being there to take care things
Being there to comfort
Just being there, me, my selfish me, and just me...to just be there for those in need
Helping the one in need
I thought to my self....gosh, am I the chosen one?
There is always reason behind everything
Then I realize, and I believe that, this is the way my God teach me and show me how to have
Al Latief
Ar Rahman
Ar Rahim
As Shabur
All the things that I'm not good at, things that make "special me" different from other people
I am the chosen one, and I'm glad that I am
With humble smile, I whispered.....thank you God for the lesson
Monday, September 22, 2008
Berlin in a blink, dari kacamata minus 2 nya Wiwik
Sejauh yang aku ingat, Berlin itu kota yang “dingin”, gak tau kenapa, mungkin karena beberapa kali aku harus melewati beberapa bekas CONCENTRATION CAMP yang dipakai Nazi di masa lalu.
Kesan pertama saat memasuki kota itu adalah, dingin, kaku dan gloomy aura…
Around Berlin, you can still witness bangunan-bangunan yang setengah rusak dan hancur sisa-sisa perang dunia II, ku pikir mungkin pemerintah German memang menjadikan itu “war memorial” untuk mengenang kekejaman perang dunia II.
One of them is a church called Kaiser Wilhem Gednächtniskirche (hehe, masih inget yaaa….ada catetannya sih di journal dulu…scara dulu mah belum mengenal blog, jadi kalo mo bikin journal masih tradisional, pake note book or diary…ttsssaahhhh)
Puncak gereja itu dibom waktu perang, dan separuh bangunan gereja hancur, dan sekarang pemerintah kota sana ngebiarin begitu saja dan menjadikan itu monument, walo gerejanya gak digunakan lagi. Gereja itu letaknya tidak jauh dari KaDeWe, the 2nd biggest shopping store in EuropeSiapa sih yang gak familiar dengan kata tembok Berlin atau Berlin wall? Duluuuuu banget waktu masih sekolah, ketika pelajaran sejarah, dalam bayanganku tembok Berlin adalah tembok yang setinggi alaihim yang spooky dan menyeramkan
Tapi sekarang tembok itu terlihat lebih cantik, some of the wall has been painted with various messages, providing reflection on the past, the future and what the Wall is represents, tapi dah banyak juga yang rusak sih, karena banyak yang nyongkelin buat dijadikan suvenir....ada2 aja yaah!
Check Point Charlie namanya, sebuah pos perbatasan dimana tank pasukan Amerika dan Soviet bertemu kala itu.
Pos jaga kecil yang sangat terkenal (karena sejarahnya itu tadi) dan sekarang lokasinya ada di tengah-tengah jalan. Jaman sekarang, kita harus bayar 2 euro untuk bisa foto di area ini (bareng ama actor yang berseragam pasukan Amerika dan Soviet)…interesting huh, how history bisa jadi duit heheAda lagi rumah tempat meetingnya Hitler dan Stalin (kalo gak salah), letaknya di tepi sebuah danau….lupa euy namanya, aniwe…masuk ke rumah ini (sekarang dijadikin museum), spooky banget…merinding gitu loh
Tak kalah menarik untuk dilihat juga pastinya adalah Brandenburg Gate, ahhh...gak banyak cerita soal gate itu (so Berlin gitu loh!!), cuma 2 kata saja….been there!
Eh, enough about the war memorial, banyak hal lagi yang unik dari kota ini, salah satu yang paling aku suka adalah traffic light. Bukan hanya berupa tanda la
mpu merah, kuning dan hijau, tapi gambar lampunya adalah seorang laki-laki bertopi, sebuah design lelaki bertopi yang diberi nama Ampelmännchen …duh gimana yaa mendescripsikannya, lihat aja deh fotonya.Berlin menyimpan banyak bukti sejarah seputar perang, Nazi, atau hollocust, dan knowing that membuat hati ini bersyukur aja karena aku belum ada di era perang, dimana orang saling bunuh, saling bantai...ihh, astagfirullah. Aku sih berharap gak lagi ada perang, apapun bentuknya…tapi can we control that? I guess not…
Jadi, yuks kita MAKE LOVE aja dan NOT WAR…
Tuesday, September 09, 2008
Exhale
fffhhhh
ffhhhh
exhales
another friend's gone
another lost
another sorrow
uncertain plan, unknown
i hate when this is happen
while there's tons to do
ffffhhhh
where do i go from here?
exhales
another exhales
sad
hollow
sad, just really sad
fear, no..not really fear
sad, because of the unknow
today, my lowest point of the month
Wednesday, September 03, 2008
i am an ESQ GREEN BELT er
Tuesday, September 02, 2008
Ahhh, seandainya ada..
Hari ini mellow
Gak tau kenapa
Ahhh, tak perlu tanya
Kunikmati saja
Apakah karena dia?
Ahhhh, itu kan hanya cerita
Cerita yang direkayasa
Tapi aku merasa kalo itu adalah nyata
Dan kemellow-an ini lebih karena
Dia tak ada
Dia tak pernah ada
Atau mungkin dia belum ada?
Gayanya
Perhatiannya
Posturnya
Duhh, kapan yaa dia akan ada?
Rasanya tak sabar berjumpa
Sampai saat itu tiba
Boleh dong jika menghayalkannya
Ahhh, seandainya ada..
Monday, September 01, 2008
Torang Dua Basodara
Maret tahun depan usianya akan 4 tahun.
Anaknya mandiri, agak rakus semua pengen dimakan, gak bisa liat ikan asin di piring orang dewasa...langsung minta piring sendiri dan pakein nasi.
Hobinya nyanyi, terkadang kalo dibawa ke Supermarket, suka ngikutin lagu yang ada di Supermarket itu..pernah nyanyi lagunya si makhluk seksi Wulan Jameela dengan gaya monyong...kuenceng banget, sampe penjaga tokonya takjub
Gaya bicara Sasak banget, kepengaruh ibunya yang emang orang Lombok asli, jail dan bandel...tough dan jarang nangis (kecuali kalo lagi sakit loh!)
Suka semua benda yang bernuansa "Strawberry", dan paling sebel kalo disuruh potong poni.
Dhani Rizky Ramadhan a.k.a Kiki
November nanti usianya 5 tahun.
Agak gak mandiri, soalnya makan masih harus disuapin dan diajak maen. Lebih dewasa dari adiknya, suka mengalah kalo adiknya rewel.
Kurus dan gak suka ngemil yang manis, tapi gigi depannya habis karena kebanyakan makan permen. Dah pintar baca. Buku pertamanya adalah belajar ABC untuk TK, sekarang udah bisa baca huruf kecil-kecil di koran....kecil tapi pintar
Lagi seneng main bulutangkis, suka berimajinasi maen Power Ranger-Power Ranger-an, dia suka Power Ranger hitam
Ade Alya dan Mas Titi
Itulah sapaan mereka kepada yang lainnya, sodara sepupu dan akrab kalo lagi maen bareng...Ade Alya yang jail, suka ngajak maen yang agak-agak dangerous, sementara Mas Titi yang menjadi sok tua dan dewasa untuk nasehatin adeknya kalo ngajakmaen yang gak disuka ortunya...misalnya maen perosotan2 gak ada yang ngawasin...tunggu Ayah atau Tante, gitu kata Mas Titi.
Mudahan-mudahan semua bersaudara akrab sampe akhir hayat yaaa...
After all, torang dua basudara...
Friday, August 15, 2008
20 Things the world should know about me
1. more stressed about my family issues than my work issue
2. and if I am stressed about it, I tend to istighfar and wet my eyes with tears
3. since 3 months ago, spending most of my time on site, at night alone
4. however even if I am alone, that doesn't mean that I am lonely
5. cable TV, internet, books and housekeeping kept me busy
6. a passionate lone traveller, my friends told me that "Wik, what's so fun about travelling alone?"
7. smiling at them and said to them straight in the eyes that you never know until you've tried!!
8. a 'kind of' selfish and cuek person
9. a "sharp and sort memory" kind of person, but if in term of debt, I always remember as my religion advise us to pay all of our debt soon (coz we never know what the future will bring!)
10. I valued honesty, responsiblity and that giving is better than taking
11. not a big fan of any pets
12. a certified open water diver, but since I saw shark at Benete bay one day when I dive, I stop diving (and also because since 2005 I've been wearing jilbab)
13. a biggest books fan, any kind (except comics...sorry comics lover!)
14. enjoying reading new stuff, things that I never thought in work or social life.... I am now reading a book written by Mireille Guiliano, French Woman for All Season...
15. not a Harry Potter fan, never in my mind can imagine that a tree can spoke words..
16. more a realistic that futuristic
17. enjoying reading a novel or book or manuscript based on a true story (not a biography though), it's just so interesting to know other human being journey or life experiences.
18. dreaming about going to Europe again, from Eastern to Western Europe, Cheko maybe my next destination, or maybe Aberdeen in Scotland...we'll see
19. thinking about working overseas, but so far the opportunity that knock on my door is still in the continent that I am (not sure) will survive...hey, I am a realistic person after all!
20. sleepy now, so I must continue this tomorrow, coz I have to work tomorrow (Saturday in the office, what can be more fun than that hehehe!)
Thursday, August 14, 2008
eL O Vi E
It's up to you to translate what love is
to me,
LOVE is trust
LOVE is caring
LOVE is willingness
LOVE is ikhlas
LOVE is repeated thoughts
LOVE is root cause of a problem
LOVE is being in the office on Saturday morning
so, what is LOVE to you??
Taking advantage on something...
Just because you are on top on something, that doesn't mean that you can abuse that trust..
Taking advantage on thing is just doesn't feel right!
Just amazed how some people, in such higher level, would do something like that
But then again, can't expect people to act like you do, can you?
It's all back inside your inner thought...
Whether it is a right thing to do or not
One thing I know, if it doesn't feels right, then it is not a good thing to continue...
Friday, August 01, 2008
Mencari Hati
Ketika membaca Al Quran,
Ketika shalat,
Ketika mengingat kematian.
Jika di ketiga tempat tersebut engkau belum menemukan hatimu, maka mohonlah kepada Allah untuk diberikan hati, karena sesungguhnya diri kita tidak memiliki hati.
Al Imam Al Ghazali
Tuesday, July 29, 2008
il Feel
Monday, July 28, 2008
Favorite Shopping Area - Around the Globe
Germany – Berlin
Coba mampir ke KaDeWe, the second biggest store in Europe, itu bangunan segede alaihim adalah one stop shopping. Coba ke lantai atas and cari itu grocery storenya dan food hall…..alamak, kejunya bermacam ragam jenisnya, for you cheese lover, you should go there!
Malaysia – Central Market
Gue doyan ke tempat ginian nih, karena pernak-pernik khas Malaysia tersedia disini, kalo kata orang harganya agak mahal, tapi kalo kata gue….murah!!! dibandingkan di Singapore (ya iya lah…scara, exchange ratenya beda! Hehe)
Austria – any BILLA store 
Gue heran, setiap traveling musti yang dicari adalah grocery store, bakat jadi emak-emak kali yaaa....males aja kalo liat mall yang baju-baju. Di BILLA, everything is in reasonable price, walopun in Euro...yaa, tergolong murah lah dibandingkan tempat lain yang sempat gue datangin. However, nothing is free disini, untuk plastic belanjaan aja loe harus merogoh kantong €0.60, and buat saos sambel kalo elo beli petat (petat itu kentang goreng) loe harus bayar €0.40…..alamak, gituan aja harus bayar.. digratisin nape!
Singapore – Sungai Weng shopping area
Lumayan, harga reasonable, kalo gak penting-penting amat, malas ahhhh shopping di Singapore…..muahal!!
Australia – Myer, or Coles juga oke for grocery shopping
Lumayan ok store, I found a nice looking jacket at Myer with reasonable price, agak muahal tapi masuk akal untuk jaket musim dingin. Karena gak terlalu hunting, jadi gak banyak reference to choose, gak bisa rekomen tempat lainnya di negeri down under ini…
UEA – Bin Dawood
Definitely a must visit store, everything is there! Lengkap, murah dan variatif…..cari teh Arab yaaa nanti
Bandung – Pasar Baru
Surga belanja deh, mo beli eceran atau lusinan, sok mangga! Cape dan haus, silamo ada warung-warung makan yang bersih dan leker untuk dicoba
Mataram – MGM supermarket
Used to be murah, tapi dengan cepatnya harga-harga kebutuhan pokok naik, ahhhh si BBM itu penyebabnya. Aniwe, tempat ini nyaman buat belanja untuk ukuran kota Mataram yang kecil mungil
Kota-kota lainnya sih biasa-biasa aja….oh iya, for the best chocolate (gue bukan penggemar coklat, tapi kok suka aja makan jenis coklat tertentu dari negeri ini hehehe), cari The Chocolate store, di jalan (gue lupa nama jalannya….yeeee, ngapain kasih tau!!) di Bruges……..itu mah yang namanya coklat, asli berasa coklat, gak ada mentega or butternya…kalian yang fanatic coklat tau lah maksud gue!
Tips belanja kali ini (ala Wiwik hiks!):
- Boleh kok lapar mata, karena harga keju dan coklat lebih murah dibandingkan beli di Indo!!
- Kalo mau ngirit, pake hitung menghitung, misalnya loe mau beli barang, pikirkan apakah worth it dibeli dengan harga tertentu yang ketika di kurs ke dalam rupiah akan sangat muahalll....contohnya dalam hal ini kalo loe mau beli accessoris, kalung misalnya or bracellet, nah itu yang perlu dipertimbangkan, kecuali loe emang punya duit lebih tentunya hehe
Wednesday, July 23, 2008
Asia, here I finally come (in shoestring) -- Part Three
Sebetulnya Malacca gak ada dalam list itinerary ku, tapi setelah diliat ulang itu peta, kok yaa asyik juga kalo mampir Malacca sebelum terus lanjut ke arah utara yaitu Kuala Lumpur.
Malacca itu kota tua bersejarah yang ada di Malaysia, banyak bangunan jaman dulu kala dan lots of museums.
So, dengan hanya SGD16 untuk bis dan SGD0.90 untuk MRT dari Bugis MRT ke Lavender MRT (SGD1 kan di refund yak!), aku udah ada di bis yang jurusan Singapore – Malacca, naik bisnya di terminal Lavender street (bukan terminal sih, tapi lebih ke lapangan luas yang ada bis-bis berjejer)
Sepanjang perjalanan gak banyak yang dilihat, cuma pas mau memasuki perbatasan Singapore Malaysia, banyak pohon kelapa sawit.....jadi wondering sendiri ”ohhh, di sini kali yaa para TKI itu kerja.... weleh-weleh, orang Indo itu banyak jadi buruh banget sih di negeri orang!!”
Nah, hal menarik adalah di batas negara Singapore, antrian panjang bis dengan jurusan Malaysia (Malacca, Johor Baru, Kuala Lumpur, dll) sudah mengantri di gedung imigrasi itu, sebetulnya prosesnya sih gampang, cuman turun dari bis trus nunjukin passport, dan di stamp out dari Singapore......tapi antriannya itu loh boww, sampe 1 jam sendiri
Lewat dari gedung imigrasi itu, kami kembali ke bis masing-masing, pikir ku ”Good bye Singapore, helloow Malaysia!!”.....bacanya pake nada genit yaaa, hehehe maksa!
10 menit berlalu dari perbatasan itu, kita meluncur lagi untuk ke batas negara Malaysia, di gedung ini kita harus turun lagi untuk stamp in negara Malaysia.
Pengalaman yang gak kalah menariknya adalah waktu berhadapan ama petugas imigrasi, aku sengaja ngantri di petugas yang pake kudung, dengan harapan ahhh, sesama berkudung pasti lancar lahhhh....tapi perkiraan aku salah, karena si Puan itu (eh, dah di Malaysia jadi harus pake bahasanya dia) bertanya macam-macam karena mengira aku TKI ngkalee, sampe ngapain ke sini, tiket kembali ke Indo mana.....aku jawab semua pertanyaan itu pake bahasa Inggris logat America ku hahaha.
Bukan maksud sombong pake bahasa Inggris mulu walo mereka pake bahasa Melayu, tapi sumpah!!!! Gue kagak ngarti bahasa Melayu mereka, cape deh berusaha ngerti....ah, sutralah gue hajar aja ini dengan English American gue hehe
Bis berhenti selama 30 menit untuk istirahat di warung makan yang segede alaihim gitu deh, makan sebentar karena dari pagi blum sempat sarapan dari hotel tadi. So I order sama si Puan pemilik kedai soto laksa, rasanya yaaa kayak soto, cuma pake mie kuning....lumayan, isi perut, jajanan tadi plus minum dan soft drink cuman ngabisin RM7.50 (eh, dah pake ringgit Malaysia yaa)...........again, murah!!!
Tiba di Malacca central bus station, dan langsung tancap ke hotel Heritage, agak spooky hotelnya tapi it's ok, the single room is clean and big!
Di Malacca sih cuma masuk keluar museum, ngukur jalan dan wisata kuliner.
Check out hotel di Malacca pagi banget, si petugas hotel yang orang Inggris (ternyata dia backpacker bokek yang kehabisan uang di Malaysia dan bantuin orang hotel biar dapet duit....ihh, ada juga bule bokek yak!)
Dengan bermodalkan peta yang aku print di Indonesia, aku jalan kaki nyari itu hotel yang emang deket dari teminal bis. 10 menit kemudian, nyampe deh di Serai Inn, nice budget hotel, friendly staff, aman dan yang penting bersih!!!
Aku ada di KL selama 5 hari, agak lama emang karena ini pertama kali aku ke KL. Hari-hari diisi dengan ngukur jalan, wisata kuliner, be a local Malaysian deh.. Nyoba segala jenis makanan yang penting halal, mulai dari ayam goreng Malaysia yang rasanya aneh, sampe laksa salmon......yaiksss, namanya aja wisata kuliner.
Tapi makanan yang paling pass di perut gue yaa cuma nasi lemak (alias nasi uduk kalo di Indo) dan nasi ayam Hainan....yang lain, sekedar lewat aja di mulut
Ke KLCC buat hunting pelem lagi, The Hulk dihargai dengan RM11 dan The Happening RM8, karena beda waktunya aja jadi beda harga. Tapi bowww.....nyaman luar biasa nonton di KL, lebih tertib dan scara itu screen lebar banget, sampe berasa kalo si the Hulk itu nempel di muka saking gedenya itu screen!!
The hotel owner, Mr Ko, is very nice. Dia membeberkan di peta, lokasi mana aja yang gue harus datangin selama ada di KL….dengan bermodalkan peta itu, gue keliling deh ke seputar KL, visit the famous skybridge at the Petronas Tower dan juga ke Putrajaya (artificial city, not natural...gak asyik ngeliatnya), tempat kantornya Encik Abdulah Ahmad Badawi. KL is not bad, murah kotanya, dan very effective transportation system
Kuala Lumpur - Bandung
Back to Indo setelah 2 minggu lebih out of country, Air Asia lagi pesawatnya, tapi gak pake delay...nyampe di Bandung, safe and sound.
Hari-hari diisi dengan istirahat dan cuma belanja di Bandung Super Mall yang kebetulan deket banget ama rumah, sisanya tidur, ternyata melelahkan banget, and baru kerasa di Bandung capenya...
Next question will be, where is the next destination, Wik???
Until then, be happy!!
Asia, here I finally come (in shoestring) -- Part Two
BATAM - SINGAPORE
Pertama kali keluar negeri pake Ferry, jarak Batam dan pelabuhan Singapore cuma 1 jam pake ferry. After SGD32.40 (ongkos naik ferry) dan Rp500rb (fiscal lewat laut) later, aku nyampe di Singapore dalam hitungan kedip....(maklum, ini pertama kali ke luar negeri dalam tempo perjalanan yang sangat singkat, biasanya mah selalu lebih dari 4 jam di udara + jetlag)
dari mana....ahhh, cape deh kalo gitu mah!
Pelabuhan ke pusat kota, hanya 20 menit pake taxi yang waktu itu bayarnya cuma SGD16.....eh, lupa...Nana ikut ke Singapore, ngambil cuti sehari, pengen refreshing katanya, jadilah kami berdua berniat hunting pelem di bioskop Singapore.
Hotel tempat kita nginep di daerah Bugis yang berada tepat di depan Bugis Junction (mall gitu loh!) dan hanya 5 menit jalan kaki ke Bugis MRT....very strategic location.....ya iyalah, satu tips buat yang hobi jalan2 murah, untuk inget selalu lokasi dari hotel tempat kita tinggal, pastikan kita tinggal di hotel/hostel yang deket ama public transport terminal........karena itu akan membuat hidup backpacking elo gampang!
Dan yang penting, catat baik-baik nama hotel dan alamat hotelnya, karena pernah kejadian dulu waktu nyari makan malam di Paris, aku nyasar pulang dari restorannya, untung aku sempat ambil name card dari hotel itu waktu check in di reseptionist, dengan modal nekad bahasa Inggris saja dan sama sekali gak ngerti bahasa Prancis, akhirnya aku menemukan 3 ibu-ibu muda yang salah satunya bisa berbahasa Inggris, menunjuk hotel EST tampat aku nginep ada di alamat Boulevard Magenta, distric 4th.....nah ini juga penting kalo loe lagi di Paris, loe harus tau di distric mana itu hotel berada....scara bangunan di kota itu rata-rata ampir sama, Rue xxxx or Rue yyy.....gitu deh!
Aniwe, back to my Asia trip....
Hostel ini ngasih patokan harga SGD40/room/night, lumayan murah melihat lokasinya. Jangan membayangkan hotel fasilitas super ok, prinsip ku nyang penting bisa naro barang dengan aman dan tidur serta punya tempat untuk shalat (ukuran kamar lumayan gede maksudnya!). Tips untuk booking hostel/hotel via internet, perhatikan kamar yang ditawarkan, apakah $$/room/night atau $$/person/night, soalnya rata-rata hotel/hostel di Europe memberlakukan $$/person/night dengan kondisi kamar yang kuecil...
And seperti niat awal emang mau hunting pelem di bioskop, soooo, there is Kungfu Panda sebagai film yang kita tonton bersama, ada juga si Sex and the city, tapi ahhhh karena pengen ketawa2 berdua Nana, so kita nonton pelem Kungfu Panda aja.

First time nonton film di Singapore, untuk tiket yang seharga SGD7, hampir sama lah fasilitas yang diberikan provider bioskopnya, cuman yang bikin kesel itu.....gak ada sopan santun dan aturan dalam nonton, adaaaaaa aja orang lagi asyik nonton, trus nerima telp/HP dengan bahasa Mandarin yang gue juga kagak ngarti ngomong apa, kenceng luar biasa.......saat itu jadi kangen aja suasana nonton di Indo, yang pake warning duluan untuk......SSsstttt, HP tanda coret!
Jadi seharian itu two best friends traveling together....Pagi harinya, Nana pulang ke Bintan ambil ferry yang sama untuk kemudian langsung kerja (whooaaa, saking deket jaraknya, jadi bisa langsung kerja), sedangkan gue ngukur jalan dong, belanja dan nonton lagi. Kali ini dengan harga yang sama SGD7, gue nonton film Sex and the city yang tanpa sensor, bayangkan sendiri yaa di Singapore mah ternyata pelem-pelem itu gak pernah ada potongan-potongan dari badan sensor film kayak di Indo.
Perjalanan di Singapore aku lanjutin sendirian, I want to be like a local Singaporean, wisata kuliner, naik turun MRT, nyasar salah platform waktu di MRT station dan gitu deh.
Ongkos MRT dari station 1 ke station yang lainnya rata-rata hanya SGD1.90, itupun uang SGD1 bisa di refund lagi……..murah!!! untuk fasilitas yang serba cepat, serba otomatis, bersih, aman dan wangi!!! Satu tips kalo mau pake MRT, pastikan loe tau mau kemana dan berhenti di station mana, misalnya dari Bugis mau ke Mustafa Center, loe harus berhenti di Douby Ghout station trus ganti MRT untuk ke Ferrer park (deket Mustafa center), emang harus ganti kereta, tapi jangan khawatir pindah dan ganti kereta gampang kok, banyak sign board dimana-mana, syaratnya sih cuman 1...loe harus bisa membaca!! Hehe...... dan cuma naik turun tangga, belok dikit, belok lagi, nyampe deh di platform yang jurusan ke Ferrer Park
Asia, here I finally come (in shoestring) -- Part One
Aku punya waktu 23 hari untuk liburan kemarin, padahal permintaan ke juragan sih cuman 16 hari, tapi dia gak mau punya utang ama aku, jadinya dibablasin semua itu yang 23 hari, banyak kota yang akan aku datangin kali ini, tema perjalanan liburan kali ini adalah "Asia, here I finally come ...(in shoestring)"
But sebelum cerita, just so you know aja kalo Asia adalah benua terakhir yang sebetulnya ingin aku jelajahi, ehhh...karena terinspirasi oleh beberapa teman yang backpacking murah, so akhirnya si Asia aku jabanin juga...so, these are their stories:
JAKARTA
Pesawat Garuda Mataram Jakarta take off tepat pukul 7.00AM, ”perjalanan keliling Asia dimulai dari sini”, pikirku. Tujuan ke Jakarta kali ini adalah nengok Elang (seperti yang tertulis di dalam Asian trip itinerary...hihihi, teutep tertib administrasi biar kata jalan2 juga)
Jakarta, seperti yang kita tau bersama, it’s a metropolitan city. Not much to tell in this city, the only interesting experience was when I visited Elang’s school. Menarik aja melihat anak-anak di sekolah special itu yang namanya Sekolah Sarana, membuat hati trenyuh in one point and bersyukur in other point, and kagum di point yang agak jauh melihat kegigihan dan kesabaran ibunda anak-anak yang special ini.
Subhanallah alhamdullilah, Allah menguji manusia selalu sesuai dengan porsinya. Dan ada moment dimana aku spend time di mesjid Sunda Kelapa, bareng Ria….sekalian curhat, and sharing pengalaman hidup. Aku cuma 3 malam aja di Jakarta, hari Jumatnya, bersiap terbang ke Batam pake Air Asia.
BATAM – BINTAN – TANJUNG PINANG
Perjalanan pertama pake Air Asia, dengan tiket seharga Rp 380rb dari Jakarta, tergolong murah untuk perjalanan ke Batam, I thought…” ahh, what the heck I’ll try this airline, regardless what people said about the delay and etc”
Ternyata orang-orang gak bo’ong, Air Asia Indonesia emang delay…gila-gilaan delaynya, yang jadwal awal adalah jam 10 pagi, sampe akhirnya take off jam 5 sore. Untung aku lagi cuti panjang, jadi gak pake ngedumel dan hanya menikmati aja ke-delay-an ini, ternyata kalo semuanya dibawa enjoy, asyik asyik aja tuh…. Tapi sempat terpikir, apa cuma Air Asia Indonesia yaaa yang jago delay, kalo Air Asia yang lain gimana yaa hhhhmmmmm…….just wondering
Tiba di Bandara Hang Nadim Batam, sudah ditunggu oleh taxi yg udah dipesan oleh Nana, karena pesawat tiba di Batam jam 6 sore, aku dah ketinggaln ferry langsung yang ke Bandar Bentan Telani Bintan (terminal ferry tempat dimana Nana kerja), so alternatif yang ditawarkan Nana, aku harus pake ferry umum yang akan berangkat dari Telaga Pungur ke Tanjung Uban jam 8 malam nanti.
Agak terkejut dan seneng juga ketika tau kalo jenis perahu yang akan aku tumpaning itu sangat kecil, seperti ukuran bis dan muat untuk sekitar 30 orang, kebayang dong di perahu yang seperti itu, aku harus memastikan pintu atau jendela darurat, in case kalo tenggelam karena kelebihan muatan…..hehe, terbiasa hidup dan kerja dengan moto Safety is #1 sih…The night and day in Bintan goes by dengan cerita-cerita (ada seorang teman kalo traveling dia tulis di itinerary nya kegiatan ini adalah “crita crita sampe mabok!”)

Friday, June 06, 2008
Cantik itu mahal, Jendral!
Wednesday, June 04, 2008
My worlds
One is fill with parties, booze in any kind of shape and form, smoke, talked about ibu-ibu
Other is fill with religious thoughts, sharing life, lots of pray, topik ceramah dari mesjid Sunda Kelapa or other mesjid, shalat jamaah di mesjid deket rumah, saling ngingetin untuk ibadah dan berbuat kebaikan
I like both of my worlds
I love, I feel comfortable with the other world, where we talked so much about our purpose in the world.
"Tidaklah kuciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu"
